SAR ( SEARCN AND RESCUE )

SAR ( SEARCN AND RESCUE )

SAR adalah suatu pengerjaan dari personil dan fasilitas yang dapat di gunakan untuk menolong dengan cara yang efektif dan efisien jiwa manusia dan sesuatu yang berharga, yang berada dalam keadaan yang mengewatirkan. SAR di bentuk kepres dengan sruktur sebagai berikut :
Ketua : Menteri perhubungan.
Wakil Ketua : Menteri HANKAM.
Anggota : Menteri Luar negeri, Menteri Dalam negeri, Menteri Social, dan Menteri Keuangan.
Organisasi tersebut di atas tertinggi yaitu BASARI. Organisasi oprasionalnya adalah BASARNAS ( badan sar nasiona). Basarnas sebaga kantor koordinasi rescue.

SISTIM SAR
Sistim sar ada lima tahapan :
TAHAPAN KEKEWATIRAN
Kekewatiran bahwa keadaan darurat mungkin akan muncul. Termasuk di dalamnya penerimaan informasi, keadaan darurat seseorang atau organisasi.

TAHAP KESIAPAN
• Mengefalusi informasi.
• Menyiapkan fasilitas SAR.
• Pencarian awal dengan informasi.
• Kasus yang gawat di laksanakan secepatnya.
TAHAP PERSIAPAN
• Perencanaan pencarian.
• Perencanaan pertolongan.
OPERATION STAGE ( TAHAP PELAKSANAAN )
• SAR bergerak ke tempat kejadian.
• Melakukan pencarian.
• Menyelamatkan korban.
• Memberikan perawatan bagi korban cidera.
• Melakukan jadwal pelaksana di lokasi kejadian.
• Melakukan penarikan team SAR dari tempat kejadian.
TAHAP AKHIR DARI MISI SAR
Gerakan seluruh team yang di gunakan dari titik pembebasan ke titik semula. a. Kembali ke pangkalan pencarian ( base camp ).
b. Membawa kembali peralatan yang di bawa.
c. Menyiapkan team yang akan kembali.
d. Membuat dekumentasi misi SAR tersebut.
e. Kembali kepangkalan semula.

KOMPONEN SAR : 1. Organisasi.
2. Fasilitas.
3. Komonikasi
4. Perawatan Gawat Darurat.
5. Dekumentasi

%d bloggers like this: