SURVIVAL ( TEHNIK HIDUP DI ALAM BEBAS )

SURVIVAL ( TEHNIK HIDUP DI ALAM BEBAS )

  1. PENGERTIAN
    Survival adalah segala daya upaya manusia untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dialam terbuka dengan perbekalan yang minim.
  2. TIMBULNYA SURVIVAL

Bermula dari masalah-masalah di alam yang di atasi dengan ilmu pengetahuan yang terkait. Di lengkapi dengan informasi dan pengalaman yang akhirnya menghasilkan ide-ide baru berupa gagasan yang secara langsung dapat diaplikasikan untuk mengatasi maslah-masalah yang dihadapi di alam.

  1. MASALAH-MASALAH YANG TIMBUL DI ALAM
  2. FAKTOR ALAM
  • Udara angin (ketidaksiapan diri, timbulnya penyakit hipotermia ) Pada suhu 2-3 derajat celcius.
  • Udara panas ( dehidrasi ).
  • Lokasi di alam ( kekurangan tekanan udara, hipoksida kekurangan kadar O2 )
  1. FAKTOR MANUSIA
  • Ketahanan stamina merupakan turunnya suhu tubuh dan turunnya ketahanan tubuh.
  • Stabilitas mental ( terserang halusinasi )
  1. CARA MENGATASI MASALAH DI ALAM
    Tenang ( terlepas dari beban pikiran/rasa takut ).
    b. Melihat kondisi lingkungan.
    c. Membuat rencana lanjutan berupa :
    1. Menginap sementara dan mencari tempat berteeduh,sumber air, sumber makanan, dan mempelajari   keadaan medan.
    2. Melanjutkan perjalanan ( tinggalkan tenda orientasi medan dan menghemat tenaga ).
  2. MASALAH-MASALAH LAIN
    Pengapian
    Dapat di peroleh dari ranting yang kering, kayu, rumput, serpihan kayu, cara menyalakannya dengan korek api, nusur gesek, kaca pembesar,
  3. Air minum

Seseorang dapat bertahan hidup sampai kurang lebih 3 minggu jika persediaan air cukup, akan tetapi seseorang tanpa air bias bertahan sampai 2-6 hari. Jadi factor air sangat di butuhkan dalam mempertahankan hidup. Sumber-sumber air dapat di peroleh :

  • Hujan.
    • Tanaman rambat, kantong semar, tangkai bambo, pohon pisang, lumut,dan sebagainya.
    • Air tergenang, air galian, air sungai yang keruh, air dari galian pasir, dan sebagainya. Tetapi jangan minum air  yang berwarna
    • hijau, bau, dan berasa.
  1. Makanan yang dapat di makan
    a. Tumbuh-tumbuhan
    Tumbuhan yang dapat di makan adalah buah, daun muda, bunga, batang, akar/umbi. Dan Tidak semua tumbuhan dapat di makan ada juga yang beracun. Tumbuh-tumbuhan yang dapat di makan :
  2. Tumbuh-tumbuhan yang di makan binatang menyusui dapat di makan oleh manusia, teristimewa yang di makan oleh monyet.
  3. Kacang-kacangan.
  4. Yang sifatnya tudung berwarna tidak menyolak, tidak berlendir, batang tidak bergelang, bila dikukus dengan nasi tiidak menguning.
  5. Paku-pakuan. Ubi, paku,tunas, yang tumbuh di daun.
  6. Daun muda dan umbutnya,batangnya.
  7. Yang dapat dimakan batang dan akarnya.
  8. Ujung dan tunas sari tumbuhan ( pucuk melingkar ).
  9. Bambu-bambuan. Tunas muda yang tingginya kurang dari 30 cm, bulu-bulunya dibuang dahulu.
  10. Umbi-umbian. Jenis tumbuhan ini biasanya menjalar.
  11. Hati batang bagian atas yang masih muda.

Sifat-sifat tumbuhan yang mengandung racun yaitu :

  • Warna ; hindarkan tumbuhan yang berwarna menyolak.
  • Getah ; biasanya getahnya yang putih bersih bias di makan.
  • Bulu ; biasanya terdapat di permukaan kulit, daun, batang, sebaiknya tumbuhan yang berbulu kita hindarkan.
  • Rasa ; hindarkan rasa pahit dan panas.
  • Tumbuhan yang daunnya tidak beraturan biasanya beracun.
  • Untuk buah berbiji satu coba goreskan pada permukaan kulit jika timbul rasa gatal sebaiknya di hindarkan.

Catatan :

  • Sebaiknya tumbuh-tumbuhan yang di makan jangan satu macam saja.
  • Yang paling baik di masak dahulu tumbuhan yang akan di makan.

Tumbuhan yang harus di hindari karna beracun :

  • Daunnya seperti daun mangga yang berbulu halus getahnya dapat merusak jaringan dan dapat mengakibatkan kelumpuhan.
  • Pohon tuba. Getahnya dapat merusak jaringan.
  • Paku putih. Dapat mengakibaatkan kebutaan, yaitu bulu pada buah dan bunganya.
  • Menyebabkan gangguan pada saraf.
  • Buah aren mentah. Menyebabkan gatal-gatal.

Jambu monyet. Getahnya menyebabkan gatal-gatal.
b. Ikan dan sejenisnya.
c. Binatang/hewan.

%d bloggers like this: